Bimbingan dan Konseling Islam

S1 - Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah

Profil Program Studi

Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) merupakan salah satu program studi pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri Langsa. Prodi ini menyelenggarakan pendidikan jenjang sarjana dengan gelar lulusan Sarjana Sosial (S.Sos) dan beban studi 144 SKS. Sejak berdiri pada tahun 2012, Prodi BKI terus berkembang sebagai pusat pendidikan, pengkajian, dan penguatan layanan bimbingan dan konseling yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, keilmuan, kemanusiaan, dan budaya masyarakat.

Sebagai program studi yang responsif terhadap perkembangan zaman, Prodi BKI mengembangkan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE). Pendekatan ini diarahkan untuk memastikan bahwa setiap lulusan memiliki capaian pembelajaran yang terukur, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, serta dinamika sosial masyarakat. Kurikulum Prodi BKI menekankan penguatan keilmuan bimbingan dan konseling Islam berbasis psikospiritual dan humanistik, integrasi nilai Islam dan budaya lokal, literasi digital, kemampuan riset, serta keterampilan layanan konseling dalam berbagai setting pendidikan, sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.

Prodi BKI berkomitmen menghasilkan lulusan yang berintegritas, beretika, komunikatif, adaptif, dan profesional dalam memberikan layanan bimbingan dan konseling. Lulusan diarahkan tidak hanya memiliki penguasaan teori dan keterampilan praktik konseling, tetapi juga mampu melakukan riset sosial, mengembangkan media layanan berbasis teknologi, serta berkontribusi dalam penguatan kesejahteraan psikologis, spiritual, dan sosial masyarakat. Dengan identitas keilmuan yang khas, Prodi BKI IAIN Langsa hadir untuk melahirkan sumber daya manusia yang unggul, moderat, berbudaya, dan berdaya saing pada tingkat lokal, nasional, maupun global.

Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa memiliki keunggulan pada integrasi antara ilmu bimbingan dan konseling modern dengan nilai-nilai Islam, pendekatan psikospiritual, humanistik, moderasi beragama, dan budaya lokal. Kekhasan ini menjadikan Prodi BKI tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga pada pembentukan lulusan yang memiliki kedalaman spiritual, kepekaan sosial, etika profesi, serta kemampuan memahami kebutuhan individu dan masyarakat secara utuh.

Keunggulan lain Prodi BKI terletak pada penguatan kurikulum berbasis OBE yang menekankan literasi digital, riset aplikatif, pengembangan media layanan konseling, publikasi ilmiah, dan kewirausahaan BK. Dengan arah pengembangan tersebut, lulusan Prodi BKI dipersiapkan untuk berperan sebagai praktisi konseling Islami, asisten peneliti sosial, konselor sekolah/madrasah, serta pengembang layanan kewirausahaan di bidang bimbingan dan konseling.

  • Berbasis psikospiritual dan humanistik.
  • Mengintegrasikan nilai Islam, moderasi beragama, dan budaya lokal.
  • Menguatkan literasi digital dan teknologi layanan konseling.
  • Menekankan riset aplikatif dan publikasi ilmiah.
  • Memiliki profil lulusan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan, sosial, keagamaan, dan masyarakat.
  • Mendorong kewirausahaan BK dan inovasi layanan pengembangan diri berbasis nilai Islam.

Visi

Menjadi pusat kajian dan pengembangan ilmu Bimbingan dan Konseling Islam berbasis psikospiritual dan humanistik yang moderat dan berbudaya.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan Bimbingan dan Konseling Islam yang bermutu, adaptif, dan berbasis Outcome Based Education untuk menghasilkan lulusan yang kompeten, moderat, dan berdaya saing.
  2. Mengembangkan kajian, penelitian, dan publikasi ilmiah dalam bidang Bimbingan dan Konseling Islam, khususnya yang berbasis psikospiritual, humanistik, nilai-nilai Islam, dan budaya lokal.
  3. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui layanan bimbingan dan konseling Islam yang responsif terhadap kebutuhan individu, sekolah/madrasah, keluarga, komunitas, dan lembaga sosial-keagamaan.
  4. Mengintegrasikan literasi digital, teknologi layanan, riset aplikatif, dan inovasi media konseling dalam proses pembelajaran dan praktik layanan.
  5. Memperluas kerja sama dengan lembaga pendidikan, lembaga sosial, lembaga keagamaan, dunia kerja, alumni, dan stakeholder untuk mendukung peningkatan mutu lulusan dan pengembangan prodi.
  1. Menghasilkan lulusan yang unggul dalam karier di bidang bimbingan dan konseling, baik dalam konteks pendidikan, lembaga keagamaan, maupun praktik kewirausahaan, dengan memanfaatkan pengetahuan berbasis psikospiritual dan nilai-nilai Islam.
  2. Mendorong lulusan untuk terus berkembang melalui pembelajaran sepanjang hayat dan memiliki kemauan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
  3. Menyiapkan lulusan yang memiliki keterampilan komunikasi efektif dalam lingkungan profesional dan sosial.
  4. Memperkuat lulusan yang memiliki integritas, etika profesi, prinsip moral, dan profesionalisme dalam setiap tindakan.
  5. Mengembangkan lulusan yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi perubahan dan tantangan dunia pendidikan serta masyarakat.
  1. Meningkatnya kualitas pembelajaran berbasis OBE dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan pengguna lulusan.
  2. Meningkatnya kualitas lulusan yang mampu bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi.
  3. Meningkatnya kemampuan mahasiswa dalam literasi keagamaan, literasi digital, penelitian, publikasi ilmiah, dan layanan konseling.
  4. Meningkatnya kualitas dosen dan tenaga kependidikan melalui sertifikasi, pelatihan, dan pengembangan kompetensi.
  5. Meningkatnya dokumen dan tindak lanjut akreditasi, pelaksanaan SPMI, serta penerapan tata kelola prodi yang efektif dan akuntabel.
  6. Meningkatnya kerja sama prodi yang ditindaklanjuti dalam kegiatan tridarma perguruan tinggi.
  1. Melaksanakan pemutakhiran kurikulum secara berkala melalui evaluasi kurikulum, tracer study, FGD, workshop, dan pelibatan stakeholder internal maupun eksternal.
  2. Menguatkan pembelajaran berbasis riset, literasi digital, studi kasus, praktik layanan, proyek, dan pengalaman lapangan.
  3. Mengembangkan media layanan bimbingan dan konseling berbasis teknologi serta memperkuat penggunaan sistem informasi akademik dan layanan digital.
  4. Meningkatkan kompetensi dosen melalui pelatihan, sertifikasi, penelitian, publikasi ilmiah, dan kerja sama akademik.
  5. Memperkuat sistem penjaminan mutu internal melalui monitoring, evaluasi, audit mutu, tindak lanjut akreditasi, dan dokumentasi kinerja prodi.
  6. Membangun dan menindaklanjuti kerja sama dengan sekolah/madrasah, lembaga sosial, lembaga keagamaan, alumni, pengguna lulusan, dan mitra profesional.

Praktisi Konseling Islami, Lulusan mampu mengintegrasikan prinsip bimbingan dan konseling Islam dengan pendekatan psikospiritual untuk memberikan dukungan psikologis, emosional, sosial, dan spiritual kepada individu maupun kelompok. Penyuluh agama, penyuluh sosial, asisten tester, terapis, konselor.

Asisten Peneliti Sosial, Lulusan memiliki kemampuan dasar dalam merancang, melaksanakan, menganalisis, dan menginterpretasikan penelitian sosial-keagamaan secara etis dan ilmiah.

Konselor Sekolah/Madrasah, Lulusan mampu mengenali masalah psikososial peserta didik serta merancang dan mengimplementasikan layanan bimbingan dan konseling berbasis nilai Islam untuk mendukung perkembangan pribadi, sosial, akademik, dan karakter siswa.  Guru BK sekolah/madrasah.

Kewirausahaan BK, Lulusan mampu mengembangkan layanan, program, atau usaha berbasis bimbingan dan konseling yang inovatif, etis, berorientasi sosial, serta sesuai dengan nilai-nilai Islam. Fasilitator pengembangan diri, wirausaha, penyedia layanan kesehatan mental.

Informasi Program Studi